Big Bad Wolf Kembali Menyapa Jakarta (Tips Belanja di BBW 21 April-2 Mei 2017)


Sudah pernah dengar yang namanya Big Bad Wolf?

Tahun ini, mereka kembali lagi ke Jabodetabek dengan target dan amunisi lima kali lebih besar dari tahun lalu!!

April 2016 lalu, Indonesia dikejutkan oleh kehadiran Big Bad Wolf book sale, sebuah acara bazaar buku yang sebelumnya juga sukses menjadi acara warehouse sales teramai di Malaysia. Penyelanggara yang sudah menyiapkan sembilan hari untuk menjual satu juta buku diskon akhirnya memutuskan untuk memperpanjang acara sehari demi memenuhi animo pengunjung yang membludak. 

Book sale unik yang menghadirkan buku-buku impor berbahasa Inggris ini dimulai oleh Andrew Yap, beserta istrinya Jacqueline Ng, dan beberapa kolega dari Malaysia yang ingin menularkan minat baca di Asia. Dengan mengambil nama catchy yang diambil dari cerita dongeng Little Red Riding Hood, mereka hanya berharap nama tersebut cukup mudah untuk diingat.

"Tahun lalu adalah pembelajaran bagi kami, dimana kami hanya mengharapkan seratus ribu pengunjung, tapi ternyata 350.000 orang yang datang," kata Andrew kepada teman-teman Jakarta Book Club yang hari Rabu ini (19/4) mendapat kesempatan langka untuk beramah-tamah bersama panitia Big Bad Wolf (BBW) sekaligus menjadi pembeli pertama di acara tahun ini.

Mengenal Big Bad Wolf Lebih Lanjut

Ini kali kedua kami berkolaborasi dengan BBW dan memperoleh sneak peek seputar persiapan panitia BBW menjelang hari penjualan buku. Tahun ini, tim BBW membawa sekitar 100 kontainer, dengan jumlah total sekitar lima juta buku, atau lima kali kapasitas penjualan tahun 2016. Untuk menampung jumlah tersebut, tahun ini akan ada 4 Hall di ICE BSD yang dibuka sebagai area penjualan.

Dari lima juta buku yang akan dijual, sekitar 20% adalah buku-buku berbahasa Indonesia terbitan Mizan dan penerbit lain. Sisanya, tentu saja dalam Bahasa Inggris. Semua buku yang dijual dibandrol dengan diskon sekitar 40%-80% dari harga normal.

"Kami ingin orang selalu merasa senang setiap kali mengunjungi BBW. Kami bahkan sudah menyiapkan food court 24 jam dan 700 kereta dorong, serta 4000 keranjang belanja," tukas Andrew. 

Jika kamu termasuk yang mengunjungi BBW tahun lalu di akhir pekan atau setelah tengah malam, kamu pasti tahu betapa susahnya untuk sekedar masuk ke area penjualan atau membayar di kasir karena antrian panjang. Tim BBW mengakui bahwa mereka cukup kewalahan tahun lalu, sehingga tahun ini mereka mendatangkan lebih banyak staf dari Malaysia dan menyediakan fasilitas-fasilitas tambahan untuk menambah kenyamanan konsumen.

Berikut pengalaman Jakarta Book Club saat berkunjung ke BBW sehari sebelum VIP Day:

Rabu, 19 April 2017

Suasana di hall BBW, ICE BSD, 19 April 2017


PETA PERKIRAAN LOKASI (Thanks to Rissa for the drawing!

Sepuluh anggota Jakarta Book Club, termasuk 3 JBC Officer, menjadi komunitas yang beruntung bisa menyaksikan langsung persiapan BBW sehari sebelum VIP Day berlangsung. VIP Day adalah sebuah "tradisi" penyelenggaraan BBW dimana orang-orang bisa berbelanja sehari sebelum event dibuka untuk umum. Untuk mendapatkan tiket VIP ini, kamu bisa mendaftar sebagai anggota "Wolf Pack", memenangkan kuis di media sosial, atau mendapat undangan langsung dari komunitas buku yang tersebar di Jakarta --- seperti Jakarta Book Club. Saat kami datang, Alex Ritchie dengan ramah menyambut kami dan mulai menjelaskan tentang persiapan mereka. Terlihat jelas bahwa beliau lelah setelah berhari-hari menyiapkan logistik dan perencanaan untuk BBW, namun ia tetap bersemangat untuk menunjukkan kami fasilitas-fasilitas baru yang tahun lalu tidak ada, seperti:

1. Food Court 24 jam

Mencari makanan dan minuman bukan lagi hal yang menyusahkan di sela-sela acara belanja buku, karena pihak ICE BSD dan BBW sudah menyiapkan beberapa food truck dan food stall yang siap melayani pengunjung selama 24 jam (20 April s/d 2 Mei) di dalam area BBW. Tinggal cari saja salah satu sudut ruangan, "Refreshment Corner".


2. Charging Station

Bank Mandiri selaku sponsor utama acara BBW mempunyai booth khusus yang akan menjadi tempat acara harian mereka (sesi tanda tangan dengan beberapa penulis buku, dan lain-lain), sekaligus tempat istirahat bagi para pengunjung yang membutuhkan pengisi daya mobile. Tersedia 6 rak kecil yang dilengkapi colokan listrik serta kunci lemari untuk menjaga keamanan isinya. Dugaan kami, kedelapan rak ini akan mudah terisi dengan kehadiran ribuan pengunjung, ya, jadi mungkin lebih baik isi daya mobile-mu di rumah atau sepanjang perjalanan menuju ke sini. Jika kamu jeli, ada beberapa colokan yang tersebar di luar area hall yang bisa menjadi penyelamat dalam keadaan darurat. Saya sendiri sempat kehabisan daya mobile karena terlalu banyak mengambil foto dan video (untungnya bisa pinjam power bank dari Rissa --- thanks, Rissa!)


3. Fasilitas bermain anak

Jika tahun lalu kamu mungkin merasa kasihan saat mengajak adik dari rumah atau anak yang belum bisa terlalu lama diajak jalan bareng, tahun ini ada lebih banyak alasan untuk mengenalkan buku sejak dini kepada si kecil. Hampir 70% buku-buku yang dijual di BBW berfokus ke kategori anak (children's book), karena menurut mereka itu sejalan dengan misi mereka untuk meningkatkan minat baca generasi muda dan mendatang.
"Saat ini, ada banyak sekali orang tua yang ingin mengenalkan anaknya kepada Bahasa Inggris, jadi kami ingin menyediakan buku-buku berbahasa Inggris untuk anak-anak yang berkualitas sehingga di kemudian hari minat baca generasi selanjutnya ini bisa berkembang," jelas Andrew dan timnya.Saat si kecil merasa capek berputar-putar di area BBW, ia bisa bermain sejenak ditemani salah satu anggota keluarga, sementara yang lain melanjutkan acara belanja ;)

4. Premium Zone

Zona premium adalah tempat pengunjung bisa memperoleh collector's items dengan harga terjangkau. Misalnya, buku-buku Graphic Design karya seniman internasional yang bakal jarang kita temui di toko-toko buku di Indonesia. Berapa sih harga buku termahal yang dijual di BBW tahun ini? 

"Buku termahal mungkin harganya sekitar satu juta rupiah lebih," kata Alex. 

5. Booth TIKI (Titipan Kilat)

Nggak perlu kuatir lagi terlalu banyak belanja dan kesusahan pulang karena naik kendaraan umum atau kereta, karena sekarang BBW sudah memikirkan solusi pengiriman cepat ke alamat tujuan. TIKI membuka satu booth di luar area BBW untuk melayani pengunjung yang tidak ingin repot.

Selain itu, fasilitas ini adalah sebuah upaya meringankan beban penjual-penjual tili (titip beli), fenomena unik yang hadir dari kebutuhan masyarakat terhadap akses mudah ke buku dan kecepatan pihak ketiga untuk menangkap demand pasar. 

"Kami melihatnya seperti add-ons, jadi selama (jasa tili) memungkinkan lebih banyak orang di seluruh Indonesia untuk mendapatkan dan membaca lebih banyak buku, kami senang," kata Andrew. 

6. Customer Service

Jika tahun lalu kita mungkin kebingungan mencari satu judul buku atau sebal karena bertanya kepada volunteer BBW yang tidak mempunyai pengetahuan tentang buku sama sekali, sekarang mungkin kebutuhan tersebut bisa sedikit diakomodasi dengan kehadiran belasan Customer Service yang siap melayani pertanyaan seputar judul dan kategori buku, terutama bagi Bulk Buyer alias pemberi jasa tili. Jika jumlah belanjaanmu mencapai lebih dari Rp 10 juta, coba tanyakan tentang diskon tambahan. 

7. Jasa Porter dan Penitipan Barang

Selain jasa penitipan barang yang sudah ada sejak tahun lalu, BBW juga menyediakan jasa porter untuk memudahkan pembeli seusai memborong puluhan buku dan kebingungan buat mengangkutnya ke mobil. Pertanyaan yang sering terlontar adalah, "Boleh nggak saya bawa trolinya sampai ke luar/ parkiran?"  

Jawabannya: Troli dan keranjang belanja bisa dibawa sampai batas pintu keluar di Hall 10. Selepas dari itu ada jasa porter gratis yang bisa membantu memasukkan bawaan ke mobil pengunjung yang berhenti di lobby Hall 10. Artinya, kita nggak boleh tuh bawa keranjang sampai ke parkiran. Kalau memang terpaksa, mungkin lebih baik beri tips sedikit lebih ke porter jika ia bersedia membantu kamu membawakan barang sampai ke mobil. Alternatif lain adalah mengirimkan buku-buku yang sudah dibeli tadi lewat TIKI.    


Meski pihak BBW sudah menambah ratusan keranjang belanja dan troli, tetap saja ada kekhawatiran bahwa pengunjung lupa mengembalikan fasilitas tersebut. Tahun lalu, mereka mengaku kehilangan 100 keranjang belanja beroda. Yaiks! 

Jakarta Book Club bersantai setelah belanja lalu mengambil pose di antara tumpukan buku. Senangnya belanja tanpa antrian!

Belanja Sebelum Dibuka untuk VIP dan Publik

Satu kejutan besar yang sudah disiapkan oleh JBC Officers adalah kesempatan untuk belanja buku tanggal 19 April, satu hari sebelum VIP Day berlangsung! 

Bisa kebayang dong betapa senangnya para anggota Jakarta Book Club yang sudah datang jauh-jauh dari Jakarta ke ICE BSD City dan berpanas-panasan di dalam warehouse yang masih belum dilengkapi AC saat itu?

Saya hanya meminta kesempatan untuk belanja 1-2 buku per orang, tapi tim BBW dengan berbaik hati mengijinkan kami untuk memborong buku tanpa batas alias unlimited! Tentu saja kami tetap akan kembali untuk berkunjung lagi selama BBW berlangsung, karena saat kami datang pk 15:30-18:00, kondisi peletakan buku masih sekitar 90% dikeluarkan dari kontainer dan kotak-kotaknya. Kami cukup menikmati sesi belanja singkat kami karena tidak harus berdesakan dan antri di kasir, sambil sesekali melihat aktifitas behind the scene para staf dan sukarelawan yang serius dan kadang-kadang juga menggelikan. Beberapa masih mengambil waktu untuk bercanda dengan sesama rekan kerjanya atau berkeliling di area hall dengan mengendarai sepeda lipat. 

"Kayaknya menyenangkan kali ya kerja di antara tumpukan buku," kata Rissa kepada saya. Ya, mungkin ada benarnya, tapi dibalik itu semua ada komitmen, dedikasi, dan kerja keras berpeluh keringat yang tidak bisa dipisahkan dari kesuksesan sebuah acara. Intinya, misi kami dan BBW cukup sejalan dan kami tahu bahwa perjalanan untuk meningkatkan minat baca di negara kami masih panjang. 

Jadi, kalau kamu berkesempatan mengunjungi BBW saat VIP Day atau di hari-hari selanjutnya, jangan sia-siakan kesempatan itu! Jangan lupa untuk ikut menjaga kondisi buku-buku yang dijual, dan (yang lebih penting) membaca buku-buku yang sudah dibeli, ya...

PS. Simak IG stories dan live update dari BBW di social media Jakarta Book Club. Artikel ini ditulis oleh Shirley, Founder Jakarta Book Club. Foto dan gambar merupakan hasil karya tim Jakarta Book Club. Mohon tidak mengutip atau mengambil gambar tanpa ijin penulis.

Sampai ketemu di BBW!

Comments

  1. Registrasi Sekarang dan Rasakan Sensasi nya!!!
    ADU BANTENG, Sabung Ayam, Sportbook, Poker, CEME, CAPSA, DOMINO, Casino
    Modal 20 rb, hasilkan jutaan rupiah
    ONLY ON BOLAVADA
    Info lebih lanjut silahkan hubungi operator kami:
    BBM : D89CC515
    No. HP : 0812-8836-2917
    +6281297272374
    081288362917
    LINE : Bolavada
    Terima Kasih
    Bonus 10% All Games Bolavada
    FREEBET AND FREECHIP 2017 FOR ALL NEW MEMBER !!!
    BBM : D89CC515

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts